Archive for September, 2007

paman tyo | Sobek Biar, yang Penting Berkibar

TENTANG KITA DAN BENDERA.
Seperti bendera kapal bajak laut yang keok dihajar armada kerajaan. Ingatan komikal itu muncul kemarin saat mata saya memergoki bendera Carrefour di pucuk atap Mal Puri Indah, Jakarta Barat. Mungkin bendera itu dicabik oleh cuaca dan waktu.
Tidak, tidak. Saya tak hendak menyamakan Carrefour dengan perompak atawa lanun. Saya juga tak mempersoalkan kenapa […]

paman tyo | Soto Dading

BOLEH PANAS, BOLEH PAKAI ES. SOTO UNIK!

Soto dading itu uenaakkk. Dengan kucuran jeruk nipis akan semakin segar. Apalagi kalau dicampuri es. Weh, ngaco ini. Kok soto dicampuri es? Namanya jadi es soto dong?
Teman saya, yang dijuluki si Engkong, tak pernah menyetujui istilah “makan soto” dan “makan bakso”. Menurutnya yang benar adalah “minum soto” dan “minum […]

paman tyo | Republik Calo

NAMANYA JUGA USAHA, KAN?

Di mana ada masalah, di situ ada peluang bisnis. Repotnya, sebagian kalangan bisnis, terutama investor gede (dan asing pula), sering mengeluhkan ketidakpastian dalam perizinan dan pengurusan masalah. Mungkin mereka malas berbagi rezeki dengan pebisnis recehan tanpa NPWP.
Para pengeluh itu tampaknya mengabaikan prinsip sakti dalam pelayanan publik. Pertama: kalau bisa bayar, kenapa harus […]

paman tyo | Nasib Celana Pendek

MARI BERCELANA PANJANG, SODARA-SODARA!

Polisiwan gagah tegap di gerbang markasnya itu menanya apa keperluan istri saya. Dia pun bersedia membantu, “Mari, Bu. Anak buah saya akan antar Ibu. Tapi maaf… Bapak tidak boleh masuk soalnya…”
Saya pun menukas, “Ya, ya. Saya tahu. Karena saya pake celana pendek kan? Padahal ini sudah rapi lho Mas, wong saya pakai […]

paman tyo | Buku si Blogger Gokil

KOCAK, NAKAL, SESEKALI SERIUS.

Namanya sungguh elok: Asmara Letizia Wreksono. Nama panggilannya gagah: Miund — mengingatkan saya kepada Bang Mi’un. Jika kelokan dan kegagahan digabung jadilah kelucuan.
Saya mengenal blognya, yang kemudian jadi buku ini, pada 2004. Bukan sebagai pembaca rutin sih. Kesan saya, si blogger itu adalah cewek urban, periang, kreatif, arah pikirannya sulit ditebak […]

Vlisa | Menikmati Pekerjaan

Enjoy aja. Itulah mottokoe. Artinya, akoe menikmati dan menjalankan setiap tugas dengan senang hati. Itulah resepkoe menjalankan semua aktifitaskoe. Belakangan ini akoe lumayan sibuk…roadshow solusi telco untuk small medium business/SMB, juga ”dagang” data card XL 3G HSDPA serta XL Blackberry. Ke wilayah-wilayah yang potensi bisnisnya dan target pasarnya ada.

Seru, dan menantang, karena […]

Anick H.T. | Pembaharuan Jalur Lambat Al-Qardlawy dan Az-Zuhaily

Dalam pandangan kaum puritan, keduanya bukan saja dianggap moderat. Lebih dari itu, mereka bahkan dicap liberal dan telah keluar dari Islam. Tuduhan tersebut lantaran keduanya dianggap terlalu mengedepankan aspek mashlahah (kebajikan publik) dan akal dalam analisis fikih, serta mengampanyekan terbukanya kembali pintu ijtihad dalam Islam.

Anick H.T. | Ibrahim Husein Sosok Kontroversial

Ibrahim Husein termasuk sosok pembaharu hukum Islam yang cenderung berani melahirkan gagasan-gagasan revolusioner pada masanya. Sikap revolusioner pemikirannya ditampilkan dalam upayanya merelatifkan syariah. Menurutnya syariah perlu dipikirkan, perlu diletakan sebagai produk manusia yang tidak bersifat absolut.

paman tyo | Melayani. Berat Juga, Ya…

THE ROYAL AT HEART, TAPI KADANG TAK TEPAT.
Mengamati seorang kasir kedai makanan tiada henti melayani pembeli, saya kagum juga.
Dia mencoba tetap sabar dan ramah. Dia juga harus berkoordinasi dengan teman di dapur dan pembawa baki, karena mereka berada dalam tim.
Ketika ada jeda sesaat, karena tak ada pembeli, dia mencoba bersandar dan ambil napas. Lalu […]

paman tyo | 5 Meter: Seberapa Jauh? Seberapa Dekat?

BERURUSAN DENGAN ANGKA YANG MEMBINGUNGKAN.

“Ah cuma lima meter,” saya membatin. Berarti sehabis pengkolan akan bertemu tukang ojek mangkal. Ternyata tidak. Saya menjumpai papan petunjuk yang sama.
Pengertian “lebih-kurang” yang diwakili oleh simbol ± ternyata relatif. Bisa lebih belasan meter, seperti yang terbukti di dekat kampus Unika Atma Jaya, belakang Plaza Semanggi, Jakarta. Pangkalan ojeknya ternyata […]